Dengue NS1 & IgG/IgM Combo Rapid Test

Indonesia

I-Test

KEMENKES RI AKD 20303220939

Spesifikasi

Dengue NS1 & IgG/IgM Combo Rapid Test adalah Tes Cepat Dengue ditujukan untuk deteksi kualitatif antigen NS1 dan antibodi IgG dan IgM virus Dengue dalam spesimen sebagai bantuan dalam diagnosis infeksi Dengue..

  • Prinsip Deteksi : Chromatographic Immunoassay.
  • Spesimen : Whole Blood/Serum/Plasma
  • Suhu Penyimpanan :  2 -30°C
  • Packaging Cassete : 25 Test/Box
Analytes Sensitivity Specificity Accuracy
NS1 100% 100% 100%
IgG 100% 96.7% 98.3%
IgM 96.7% 96.7% 96.7%

Hasil Akurasi :

Sensitivitas Klinis = 93,1% (95% CI : 84,30%-98,21%)
Spesifisitas klinis = 100,0% (95% CI : 96,38%-100,0%)
Akurasi = 96,55% (95% CI : 88,18%-99,56%)

Cara Pemakaian :

  1. Letakkan kit uji pada suhu ruang sebelum dibuka. Keluarkan kaset uji dari kemasan tertutup dan gunakan dalam waktu kurang dari 1 jam.
  2. Letakkan kaset pada permukaan yang bersih dan rata.
    Untuk spesimen Serum atau Plasma:Untuk IgG/IgM:
    • Untuk penggunaan pipet: Pegang pipet secara vertikal, tarik spesimen ke atas dan isi sekitar 5 µL, lalu teteskan spesimen ke specimen well (S) pada kaset uji, dan tambahkan 3 tetes buffer (sekitar 120 µL) ke buffer well (B) kemudian mulai atur waktu. Hindari terperangkapnya gelembung udara dalam specimen well.
    • Untuk penggunaan mikropipet: Pipet dan teteskan 5 µL serum atau plasma ke specimen well (S) pada kaset uji, lalu tambahkan 3 tetes buffer (sekitar 120 µL) ke buffer well (B) kemudian mulai atur waktu.

    Untuk NS1:

    Pegang pipet secara vertikal dan pindahkan 3 tetes serum atau plasma (sekitar 75 µL) ke specimen well (S) lalu mulai atur waktu. Lihat ilustrasi di bawah ini.

    Untuk spesimen Darah (via Pembuluh Vena/Ujung Jari:

    Untuk IgG/IgM:

    • Untuk penggunaan pipet: Pegang pipet secara vertikal, tarik spesimen ke atas dan isi sekitar 1 cm di atas garis, lalu teteskan 1 tetes darah (sekitar 10 µL) ke specimen well (S) pada kaset uji, dan tambahkan 3 tetes buffer (sekitar 120 µL) ke buffer well (B) kemudian mulai atur waktu. Lihat ilustrasi di bawah ini.
    • Untuk penggunaan mikropipet: Pipet dan teteskan 10 µL darah ke specimen well (S) pada kaset uji, lalu tambahkan 3 tetes buffer (sekitar 120 µL) ke buffer well (B) kemudian mulai atur waktu. Lihat ilustrasi di bawah ini.

    Untuk NS1:

    • Untuk penggunaan pipet: Pegang pipet secara vertikal lalu teteskan 3 tetes darah (sekitar 75 µL) ke specimen well (S), dan tambahkan 1 tetes buffer (sekitar 40 µL) kemudian mulai atur waktu. Lihat ilustrasi di bawah ini.
    • Untuk penggunaan pipa kapiler: Isi tabung kapiler dengan spesimen darah dari ujung jari dan pindahkan kira-kira 75 µL ke specimen well (S) pada kaset uji, lalu tambahkan 1 tetes buffer (sekitar 40 µL) kemudian mulai atur waktu. Lihat ilustrasi di bawah ini. Catatan:

    Disarankan untuk tidak menggunakan buffer lebih dari 6 bulan setelah botol dibuka

  3. Baca hasilnya dalam 10 menit, jangan menafsirkan hasil setelah 20 menit.

Note :  Sebelum pengujian, biarkan spesimen, buffer dan/atau kontrol berada pada suhu ruang (15-30 °C) dan disarankan untuk tidak menggunakan buffer lebih dari 6 bulan setelah botol dibuka.